Visit my Other Blogs

Minggu, Juli 19

Cakrawala part 1

Tanggal 18 Juli 2009 di upper room Hotel Nikko Jakarta diadakan sebuah acara Culture Festival yang menampilkan kebudayaan dari Indonesia, Jepang dan Perancis juga dimeriahkan oleh beberapa artis papan atas seperti Maliq and D'Essentials, Jalur Pantura dan lainnya..

Kemarin, saya sebagai buchou (katanya =____=) J-Club SMAN 81 bertugas untuk menjaga stand nya Jepang bersama Dhani-senpai dan Buchou yang lainnya yaitu Virta dan Ajeng. Awalnya saya ngga mau ikut karena males dan juga abis ada bom di hotel Ritz Carlton dan JW Marriott yang menyebabkan orang2 pada takut pergi ke luar dan MU ngga jadi dateng ke Jakarta (terorisnya jelek banget weeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek XP) begitu juga dengan anggota J-Club dan teman2 yang lainnya, mereka pada ngga boleh dateng gara2 peristiwa bom tersebut (tapi darimereka juga banyak yang males dateng. hmmm) Tapi ternyata pas aku izin ama ortuku trus ortuku ngebolehin, yaudah deh aku pergi ke acara Cakrawala.

Acara Cakrawala itu dimulai jam 3 siang dan kata Dhani-senpai disuruh dateng ke sana jam 1an buat persiapan tapi.. biasalah, Indonesia.. ngaret2 lah. Jadinya aku dateng jam setengah 4 (tentunya setelah bilang ke Dhani-senpai kalau aku bakalan telat) Dan ternyata, Virta, Ajeng dan senpai datengnya jam setengah 4!! Waduh.

Sebelum masuk, senpai ngasih tau kalau kita sebagai anggota J-Club harus bercosplay. Weduh, cosplay? Kok mendadak? Mana seumur hidup aku BELOM PERNAH COSPLAY NYAAAA DX. sssssssszzzzzzzt.... Awalnya si senpai nyuruh aku pake yukata ku yang kupake pas Demo Ekskul tapi.. ah mayas, Obi nya susah meeen... bukan Obi instan sih udah gtu juga aku ngga bawa Yukata nya XD.

Yaudah deh, akhirnya aku pake jaket SEIGAKU nya Rani dan mencoba cosplay jadi Ryoma Echizen yang dateng dari Switzerland (karena aku pake topi dari Switzerland XD) Trus kita ber-4 akhirnya berjalan bersama ke dalam deeh. Dan untuk sampai di dalam, kami melewati beberapa rintangan.

Rintangan Pertama : Tiket
hermm.... berhubung kami anggota J-Club yang ngejaga stand di acara tersebut jadi kami masuknya gratis. Tapi sebelumnya harus dikasih sesuatu yang bentuknya kaya gelang trus di cap. Padahal aku udah beli tiket 3 XD

Rintangan Kedua : Pemeriksaan Tas
Kami itu kan penjaga stand, otomatis barang bawaannya buanyak dan merepotkan. Udah gtu cosplay lagi. bzziing.. yaudah deh satu persatu di periksa tasnya. Dan pas giliranku.. kaya nya mba2 penjaga nya mencurigai tasku yang warnanya item dan isinya gedue buanget. Tapi pas diperiksa.. ooooh selamat.. tidak apa2 XD

Rintangan Ketiga : Penjaga Anjing
Setelah melewati rintangan kedua, kami melewati anjing yang galak, serem. Aku paling takut anjing yang kaya gtu. Tapi untung aja ada penjaganya, jadi AMAN!

Rintangan Keempat : Security Check
bzzzz.. dah, di cek lagi. kali ini pake technology yang kaya kalo kita mau masuk ke dalam hotel ato ke dalem acara2 yang ada pejabat tingginya gtu deh. (lupa namanya apaan) tapi bukan alat itu aja, TASKU DIPERIKSA LAGI! buset daaaah. penjagaaannya ketat sekaleeeee. sampai2 jaket seigaku ku di grepe2. ckckckckck. =__=

Akhirnya kami berempat sampai di dalam dengan selamat. Fiuuuh. Tapi tunggu... LOH, KOK SEPI? Padahal acaranya dimulai jam 3?! hm.. ada yang aneh. Akan saya lanjutkan di part 2...

Selasa, Juli 14

first day at school


herrrmmm...
sebenarnya hari pertama aku masuk sekolah sih kemarin tpi.. kemarin keasyikan nonton hetalia sama shugo chara, jadinya lupa buka blog XP

kemarin, tanggal 13 Juli 2009, aku mulai masuk sekolah lagi.
nyaaaa... males. harus mandi dan sarapan pagi2 nyaaa. ah, stress.
trus seperti biasa, hari pertama, aku nyetel alarm jam 04.40. pas alarmnya bunyi.. kumatiin dan tidur lagi.
trus alarmku bunyi lagi jam 04.50 dan lagi2 kumatiin. tapi bedanya aku ngga tidur lagi. aku melek trus ngumpulin arwah *baca : mencoba buat bangun* setelah selesai, aku langsung bla bla bla dan berangkat sekolaaaah!!!!

-------------------- pas sampai di sekolah --------------------

hari ini hari pertama masuk. nyari kelas dimana. herrrmmmm malesin banget deh, kelas baru -___-'
aku nyoba ke papanpengumuman dan hasilnya....
aku masuk XI IPA 4 . hemmm... 1 kata yang ada dipikiranku "MALES"

aku paling males yang namanya kelas baru, pasti mainnya kubu2an deh. yaaaa walaupun ujung2nya bakalan akrab sh, aku cuma berharap ngga kaya waktu aku kelas IX aja.

aku...suka dengan kelasku yang dulu. namanya SPARTA singkatan dari separuh tampak dan singkatan dari sepuluh empat rusuh tapi kompak. Anaknya itu freak semua, predator semua, seru semua. nyaaah... walaupun aku baru setngah taon bersama mereka, tapi aku merasa senang. TTwTT

oke, BTO (back to topic) di hari pertamaku belajar... ya... aku berharap belom belajar, diberi kelonggaran dan maunya pulang cepet TAPI... ternyata tidak. tetep belajar, masuk tetet jam setengah 7 dan pulang tetap jam 15.15 . namanya juga SMAN 81 Jakarta. nambah malesin aja deh. udah pisah ama anak2 kelas, pulangnya jadi jam 15.15 terus, mat 3 jam (135 menit) dan lain-lain. stress stress deeeh.

dihari pertama.. 81 emang masih baik. guru2 ama murid2nya banyak yang ngawasin MOS, dll jadinya belajarnya cuma dikit. tapi tau deh, nasibku di minggu depan gimana. bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzt.

oh ya, kemaren Li Syaoran ulang tahun looooh XD

hemmm... mungkin itu dulu yang mau kutulis di hari selasa ini. tadinya mau nulis tentang SPARTA tapi.. kuurungkan niatku. ntar banyak yang tersinggung lagi.
kapan2 deh kalo si dash, dark side ku muncul, pasti aku nge-post blog tentang SPARTA. nyehehehe X3

Selasa, Juli 7

Piano

Kali ini saya akan menulis (lebih tepatnya copy paste dari wikipedia) tentang piano.

Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan. Pemain piano disebut pianis.

Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (16551731) buatan 1720. Pasalnya, tegangan senar piano kala itu tidak sekuat sekarang. Kini piano itu dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York.

Meskipun siapa penemu pertama piano, yang awalnya dijuluki gravecembalo col piano e forte (harpsichord dengan papan tuts lembut dan bersuara keras), masih menjadi perdebatan, banyak orang mengakui, Bartolomeo Cristofori sebagai penciptanya. Piano juga bukan alat musik pertama yang menggunakan papan tuts dan bekerja dengan dipukul. Alat musik berprinsip kerja mirip piano telah ada sejak 1440.

Piano sendiri lahir dari keinginan untuk menggabungkan keindahan nada clavichord dengan kekuatan harpsichord. Hasrat itu mendorong Marius dariParis (1716), Schroter dari Saxony (1717), dan Christofori (1720) dari Padua, Italia, untuk membuat piano. Namun, hasil utuh dan lengkap cuma ditunjukkan Bartolomeo Christofori. Dari piano ciptaan pemelihara harpsichord dan spinet (harpsichord kecil) di Istana Florentine - kediamanPangeran Ferdinand de’Medici - inilah piano modern berakar.

Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord, dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal, dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

Rangka untuk senar piano pertama menggunakan rangka kayu dan hanya dapat menahan tegangan ringan dari senar. Akibatnya, ketika pada abad XIX dibangun gedung-gedung konser berukuran besar, suara piano tadi kurang memadai. Maka, mulailah dibuat piano dengan rangka besi. Sekitar tahun 1800 Joseph Smith dari Inggris membuat suatu piano dengan rangka logam seluruhnya. Piano hasil inovasinya mampu menahan tegangan senar sangat kuat, sehingga suara yang dihasilkan pun lebih keras. Sekitar 1820, banyak pembuat menggunakan potongan logam untuk bagian piano lainnya. Pada 1822, Erard bersaudara mematenkan double escapement action, yang merupakan temuan tersohor dari yang pernah ada berkaitan dengan cara kerja piano.

Notasi piano

Dalam perkembangannya, sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal. Semula pedal itu digerakkan dengan lutut. Namun, kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di Inggris menjadi populer hingga sekarang.

Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yangg semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven, dan bahkan Franz Liszt.

Sebuah perkembangan nyata di abad XX (berawal di tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metode digital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.

Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada sama sekali dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam; memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala; dan sebagainya.


Di Indonesia (mungkin juga di dunia) merek alat musik yang terkenal adalah Yamaha. Dan saat ini, ada 1 piano yang sangat menarik perhatian saya. Piano berlabel Yamaha yang namanya Clavinova CVP-403 PM. keren banget.



Coba buka site ini buat ngeliat yamaha clavinova.

untuk lebih jelasnya. Tekhnologi sekarang sudah semakin maju. Begitu pula dengan piano. Sekarang, piano clavinova udah bisa buat karaoke, ngebaca flashdisk, nyari chord, bahkan bisa nampilin music sheet dari sebuah lagu, tapi anda harus memiliki program yang ada di dalam flashdisk (yang saya liat waktu itu di flashdisk ya) yang dijual sama dealer yamaha (atau yamahanya sendiri)


Karena saya tidak pandai menjelaskan, untuk membuktikan kekerenannya, datanglah ke Yamaha terdekat (waktu itu saya ke Yamaha yang ada di PIM) dan saksikan kehebatannya XD *norak mode on*

La Corda D'oro ~Secondo Passo~

akhirnya, setelah 2 TAHUN menunggu setelah serialnya yang pertama, KOEI melanjutkan La Corda D'oro season 2 atau disebut dengan La Corda D'oro ~secondo passo~
episode pertamanya ditayangkan pada tanggal 26 Maret 2009 dan episode pertamanya ditayangkan pada tanggal 5 Juni 2009 (lama amet ya?)

Cerita La Corda D'oro ~secondo passo~ ini sendiri juga sbenarnya masih sama, tetap "HAREM" (yaiyalah, namanya juga game yang diadaptasikan dari game love simulation) Di La Corda D'oro ~secondo passo~ ada bintang tamu barunya loh, namanya Kaji Aoi, Eto Kiriya, dan Kira Akihiko. Kalau penasaran sama ceritanya, nonton deh.

MUKYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!


La Corda D’Oro ~Secondo Passo~ Episode 2

Mancing

Kemarin Minggu tanggal 5 July 2009 aku bersama keluargaku pergi ke PasirMukti buat mancing ikan. "Akhirnya mancing yeeeeeeeey!!!" kataku dalam hati. Aku pergi ke sana bersama kedua orangtuaku, sepupuku yang namanya Ziqqy dan Irma, trus tanteku sama mba dhie. Kami semua ke sana naik mobil. :D

Pas sampai di pemancingan.. aku langsung duduk di tempat yang sepi trus mancing deh.
Di sebelahku ada ayahku yang lagi mancing juga. Tanteku mancing di seberangku, Ibuku tidur, dan sisanya mancing di seberangku. dan... perjuangan menangkap ikan dimulaaaaaai. DOOOOOOR!!

Aku mulai melempar pancinganku ke arah kolam ikan yang dalemnya kira-kira 130cm. PLUNG
Trus ku tunggu in deh. Biasanya kalo aku mancing 1 jam dapetnya cuma 4 ikan. Tapi itu juga tergantung hoki ku naaah. Ku tunggu in deh tu.... 5 menit.... 10 menit... 15 menit... 20 menit... tiba-tiba pas aku narik lagi tali pancinganku, umpanku dimakan sama ikannya!!! SIAL! Padahal ngga ada gerakan sama sekali. "hem... pasti ikannya udah jago nih." kataku dalam hati. Yaudah, aku nyoba mancing lagi deh.

---------45 menit kemudian---------


BZINGGG... ngga dapet apa-apa.... udah ah capek. aku tahu kalo mancing itu dibutuhkan kesabaran yang amat apalagi kalo bukan tipe2 orang yang hoki. tapi.... ku kasih aja deh tu pancinganku ke ayahku. Trus aku tidur deeeh.

---------15 menit kemudian---------

Aku dibangunin sama ibuku yang udah bangun lebih dulu buat makan siang. Dan pas aku nanya in ke ibuku, "Udah dapet berapa ikan ma?" Ibuku menjawab, "Belom ada. Biasanya Ayah dan tantemu udah dapet ikan. Tapi udah hampir 2 jam ngga dapet2. Yaudah, kita makan dulu!" Trus aku bangun deh. Trus kami semua naik tangga ke arah restoran yang ada di atas.

TAMAT

Playlist Blog ini :D


Berhubung saya masih bingung mau nulis tentang apaan, saya akan nulis tentang alasan kenapa saya milih lagu2 yang ada di playlist saya.


1. Salut d'Amour
Lagu ini dibuat oleh Edward Elgar yang katanya selesai dibuat pada bulan Juli tahun 1888. Edward Elgar dikenal sebagai orang yang patriot (katanya). Berhubung saya tidak pintar menjelaskan, riwayatnya Salut d'Amour bisa diliat di sini nih. Lalu alasan saya kenapa masang lagu ini karena... yang mainin aja Stella Quintet (satu lagu yang romantis yang dimainkan oleh LIMA cowok ganteng buat si Hino Kahoko dari Anime La Corda D'oro. Gimana ngga bagus coba?!) Tapi sebenarnya bagusnya juga bukan gara-gara cowok-cowoknya itu, tapi memang dari dasarnya lagunya udah bagus. Kalau mau sheet nya, ada di web ini nih.


3. Rachmaninoff - Piano Concerto No.2
Lagu Rachmaninoff yang ada di playlistku aku ambil dari nodame cantabile live action. Jadinya masih ada percakapan antar karakter hehe. BTW aku suka banget sama lagu ini!! Kereeeen. Pas pertama kali dengerin aja langsung merinding (lebay)
Tapi emang keren koook. Saking kerennya, aku minta mainin 4 orang yang kukenal yang bisa main piano
tapi mereka semua ngga bisa. Mereka semua bilang, "Maaf, saya belum sejago itu." Tapi emang sih, pas
aku mau coba mainin.. jeng... susah. maklum, saya ngga bisa main piano XP. Kalau kalian penasaran,
sheetnya bisa di DL di sini.


5. Fuuki Iinchou Hibari Kyoya
Hibari Kyoya, misterius, pikirannya susah ditebak, serem tapi keren, dan "ACE" nya Vongola Family (katanya).
Lagu Fuuki Iinchou Hibari Kyoya mencerminkan Hibari (menurutku). Piano nya keren dan agak gimanaa gtu.
Pertama kali dengerinnya aja sampai merinding. BRRRRRRR....
Toshihiko Sahashi-san hebat, bisa menciptakan lagu seperti ini. (namanya juga composer) Pokoknya lagu nya keren!


7. SID - Monochrome no Kiss
Lagunya keren, liriknya juga bagus. Jadinya ngga heran kalau masuk peringkat pertama di 20 best theme song di anime grand prix 2009. Cocok buat lagunya Kuroshitsuji yang serem2 gtu. Sebastiannya, karakter dari Kuroshitsuji juga dapet peringkat kedua di 20 best male characters (baca animonster volume 124 yang cover depannya APHetalia dan Blood the Last Vampire). Bagi yang belom nonton dan suka anime yang misteri2 gtu, silahkan nonton. I give for Kuroshitsuji.


9. Kuroshitsuji - Imperativa
Lagunya mistis. Saya juga suka tipe2 lagu kaya gini. muaaaaaa <3> Sebenarnya aku nemu lagu ini kecelakaan ato ngga sengaja pasaku lagi nyari-nyari Kuroshitsuji di sebuah search engine trus tiba-tiba lagu ini muncul (tiba-tiba?) dan pas ku dengerin.. kereeeeen!!! nyahahaha


11. K-ON - Don't Say Lazy
Dengerin lagunya sampai abis deh. Kereeen!! Aku dapetin lagu ini dari teman saya. Animenya berceritakan tentang band dan personilnya cewek semua. Jarang nemuin anime kaya gtu. Kereeen. Aku suka sama gitar dan drumnya. Mantep!! Aku berharap bisa mainin drumnya suatu saat nanti. (amin)


13. Sweet Bitter Beauty Song
Lagi-lagi aku suka sama Gitar dan Drumnya. Tapi di sini aku juga suka sama suara vokalisnya. Lagu-lagunya K-ON emang keren! Coba nonton animenya deh :D *ditendang*


Nomor-nomor Genap
Sebenarnya nomor2 lagu2 yang genap yang ada di playlistku itu lagu-lagu yang pernah dimainin sama guru gitarku. Jago amet, keren!! (Tapi aku ngga bermaksud sombong ya) Aku berharap bisa sejago dia (amin) Cara mainin gitarnya itu... ah, susah banget. (Namanya juga guru) Bikin ngiri aja. =___='